Hindari Bootloop Pada Android Ketika Akan Oprek Android [ROOT & TWRP DIPERLUKAN]


   Mungkin kalian takut ketika mengoprek android kalian karena takut bootloop. tidak usah takut. disini saya akan share cara hindari bootloop pada android. apa bisa? tentu saja. android saya bahkan sering bootloop ketika oprek. untungnya saya sudah membackup up rom android saya dengan twrp. jadi, bila android bootloop kita hanya perlu merestorenya saja. bahkan data/aplikasi kita tetap sama(tidak terhapus).

Istilah Bootloop

  Bootloop adalah gabungan dari dua suku kata, yakni kata “boot” dan “loop”. Jika diartikan (menurut Wikipedia), kata boot adalah proses awal saat menyalakan komputer, dalam kasus ini kita anggap smartphone atau tablet juga termasuk didalamnya. Biasanya proses boot ini akan menampilkan animasi tertentu yang akan memunculkan logo dari merek perangkat atau logo dari sistem operasi yang digunakan oleh perangkat yang bersangkutan. Sedangkan kata “loop” dalam bahasa Indonesia berarti “simpul” atau “memutar”, dalam kasus ini kita artikan sebagai “berulang-ulang”. Jadi arti dari “bootloop” adalah proses booting yang terjadi terus menerus (berulang-ulang) sehingga seolah-olah perangkat tersebut “tersangkut” di proses booting dan tidak mampu menyelesaikan proses booting nya (tidak bisa startup).

Penyebab bootloop
   Biasanya penyebab bootloop yaitu terjadi suatu kesalahan/kerusakan pada sistem. Sehingga perangkat tidak bisa memuat sistem/OS dengan baik. Biasanya para pengguna android mengalami bootloop ketika mengedit/modding sistem android. Jadi, biasakan backup rom android sebelum modding. Agar bila terjadi bootloop kita tidak perlu flashing android yg menyebabkan data2 hilang.

Berikut cara hindari bootloop (Dengan cara backup dan restore rom android) :
BACKUP ROM :
-Android sudah diroot dan terinstall TWRP. BACA : http://www.midroid31.com/2016/08/cara-install-twrp-tanpa-pc_48.html (TESTED JOY PLUS-MEDIATEK)
-Masuk ke recovery(TWRP) mode. Kalau diandroid saya (Joy Plus) menekan tombol power dan volume bawah
-Setelah masuk kerecovery mode(TWRP), kalian pilih/masuk kemenu backup


-Lalu pilih lokasi penyimpanan folder backup. (saya sarankan menggunakan micro sdcard)


-Tunggu hingga prosesnya selesai. Proses backup ini berlangsung beberapa menit.

Itulah cara membackup rom pada android. Nah sekarang, misalkan kalian oprek android lalu bootloop kalian tidak perlu flashing. Cukup hanya merestore rom android saja. berikus langkah2nya
RESTORE ROM :
-Masuk kerecovery mode(TWRP).
-Lalu masuk ke tab wipe. Pilih wipe data, wipe cache, wipe dalvik
-Lalu pilih/masuk ke tab restore

 -Pilih file rom hasil backup kalian. (File backup saya ada 2 karna saya waktu itu membackup rom 2x)

-Tunggu hingga proses restore selesai. Prosesnya berlangsung beberapa menit.

*Tambahan. Apa itu TWRP?



  Team Work Recovery Project(TWRP), adalah sebuah open-source software custom citra pemulihan untuk perangkat berbasis Android. Ini menyediakan antarmuka touchscreen-enabled yang memungkinkan pengguna untuk menginstal firmware pihak ketiga dan cadangan sistem saat , yang sering tidak didukung oleh pemulihan gambar saham. oleh karena itu, twrp sering dipasang ketika rooting perangkat Android. Sejak Februari 2016, jumlah konvensi versi telah dimodifikasi. Tiga digit pertama menentukan versi, sedangkan digit keempat, dipisahkan dari yang lain dengan tanda hubung, menentukan update untuk perangkat tertentu. Ini bisa menjadi peningkatan kinerja atau bugfix.TWRP saat ini mendukung instalasi ROM kustom, kernel, add-ons (mis GAPPS), dan mods lainnya.
Menyeka, back up, memulihkan dan pemasangan berbagai partisi perangkat (mis sistem, boot, userdata, cache dan penyimpanan internal) juga didukung. TWRP juga dilengkapi transfer file melalui MTP, file manager dasar dan terminal emulator. Hal ini juga sepenuhnya themeable.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Hindari Bootloop Pada Android Ketika Akan Oprek Android [ROOT & TWRP DIPERLUKAN]"

Post a Comment